SP PAL Indonesia

Pusat Informasi dan Silahturahmi Insan PAL

SP PAL Indonesia
Uncategorized

Menteri Susi Apresiasi Kemampuan PT PAL Indonesia

PT PAL INDONESIA (Persero) berkesempatan menerima kunjungan dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti pada Rabu pagi (24/06). Saat ini Susi mendapatkan pujian dalam pemberitaan di media massa terkait kinerjanya yang telah memasuki triwulan 3 ini. Terlebih mengenai kebijakannya dalam mengusir kapal-kapal asing yang mencari ikan di perairan Indonesia.

Gebrakan menteri Susi, pada Kabinet Kerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo, banyak bertumpu pada kemandirian bangsa dalam menjadikan Indonesia sebagai Negara Poros Maritim Dunia. Terlihat pada kemampuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mempertahakan kekayaan bahari yang kini dikelola oleh Negara sesuai pasal 33 Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. Melalui kebijakan yang pro Rakyat hingga penggagalan illegal fishing, KKP dapat mengembalikan keriguan Negara yang tahun ini ditargetkan 12%.

Bertumpu pada peningkatan kemampuan dalam mempertahankan dan menyelamatkan kekayaan bahari, Menteri Kelautan dan Perikanan mengunjungi PT PAL INDONESIA (Persero). Didampingi Sekretaris Jendral KKP Sjarief Widjaja, Kepala BKIPM Narmoko Prasmaji,  dan staff serta Kepala Dinas Kelautan dan perikanan Jawa Timur Heru Tjahyono, Menteri Susi terkesan dengan kemampuan Galangan kapal Plat merah ini. Diterima oleh Direktur Utama PT PAL INDONESIA (Persero) M. Firmansyah Arifin serta jajaran Direksi dan para General Manager di gedung PIP, Rabu pagi (24/06).

Direktur Utama PT PAL INDONESIA (Persero) berkesempatan memberikan paparan dan menuturkan bangga dapat menerima kunjungan kali pertama pejabat kementerian keluatan dan perikanan di kantornya. “Untuk produksi kapal kami telah berpengalaman dengan produk-produk yang berkualitas dan telah mengarungi perairan nusantara dan internasional” tegasnya.  “Salah satu bentuk usaha kami dalam mendukung poros maritime adalah kerjasama dengan intansi pemerintah maupun universitas,” kata Firman. Beberapa waktu yang lalu PT PAL INDONESIA (Persero) telah menandatangani kerjasama dengan ITS dan BPPT terkait desain kapal. Dan juga bekerja sama dengan ITB dalam bidang elektronikanya.

Sejalan dengan program poros maritime dunia yang diusung oleh pemerintahan Joko Widodo, Menteri Susi menyatakan keinginannya untuk melakukan pengadaan kapal, baik kapal ikan maupun untuk kapal patroli. Menteri Susi juga menyampaikan 3 point penting yang harus dilakukan PT PAL INDONESIA (Persero) untuk dapat bersaing dengan galangan nasional maupun internasional. “Bila ingin bersaing kita harus mampu penuhi 3 hal, yakni harus bagus (kualitas), harus cepat (tepat waktu), dan harus murah (harga kompetitif). Seperti itu produk yang diinginkan oleh customer,”. Selain itu diperlukan juga adanya update, upgrade, dan improve dari pelaku bisnis yang juga didukung dengan mental dan spirit para karyawan.

Susi menambahkan, bila melihat prestasi dan kemampuan PT PAL INDONESIA (Persero), sudah tidak diragukan lagi. Oleh karenanya Susi meminta untuk dibuatkan studi atau kajian mengenai apa yang ingin ditawarkan oleh PT PAL INDONESIA (Persero) bagi nelayan. Agar kerjasama yang akan terjalin nantinya dapat mengawali sebuah perubahan untuk mewujudkan poros maritim dunia dari segi ekonomis. 

Di akhir kunjungan, Susi beserta rombongan berkesempatan mengunjungi lokasi produksi PT PAL INDONESIA (Persero) untuk melihat fasilitas yang dimiliki. Ia juga meninjau kapal KRI SAMPARI 628, yang merupakan kapal cepat rudal 60 meter buatan PT PAL INDONESIA (Persero).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *