SP PAL Indonesia

Pusat Informasi dan Silahturahmi Insan PAL

SP PAL Indonesia
Hot NewsUncategorized

Ketua Unit Kapal Selam Baru Telah Terpilih Melalui MATU Divisi Kasel

Perjalanan panjang pembentukan divisi kapal selam akhirnya terwujud, setelah lebih dari 1 tahun belum terbentuk struktur organisasi divisi kapal selam masih bernaung di organisasi divisi asal. Per 1 Oktober 2018 akhirnya divisi ini resmi menjadi Divisi Kapal Selam.

Memang ternyata perubahan dan pembentukan divisi baru terasa smooth ini dikarenakan pengawak dan personil divisi yang sudah mulai terbiasa mulai menetap dan tinggal di hanggar kapal selam sebelum dan sesudah bekerja. Mereka sebelumnya masih mondar mandir dari bengkel asal untuk ganti ketelpak dan dan pulang kebengkel asal saat menjelang istirahat siang. Begitupun siang dan sore hari masih mondar mandir. Hal ini memang terasa tidak efektif dan efisien. Namun dengan seiring berjalannya waktu akhirnya sebagian besar personil sudah menetap di hanggar dan melakukan pekerjaan dengan efektif.

Sebagai Divisi baru yang berasal dari berbagai divisi hari Jumat tanggal 4 Januari 2018 telah melaksanakan prosesi pemilihan ketua unitnya. Hal ini telah diamanahkan dalam AD ART bahwa sebuah divisi yang beranggotakan minimal 7 karyawan tetap berhak dan harus memiliki ketua unit dan pengurusnya. Perjalanan pembentukan formatur untuk menjaring calon ketua hingga verifikasi calon praktis hanya dilakukan dalam 2 Minggu saja tentu saja ini adalah waktu yang singkat disela kesibukan masing-masing harus menyaring calon dan memverifikasinya. Begitupun dengan pelaksanaan Musyawarah Tingkat Unit (MATU) yang berdasarkan musyawarah untuk mufakat, berhasil menjaring 4 calon ketua unit SP yaitu

  1. Rudi Wahyudianto yang diusung oleh departemen PPC.
  2. M. Junaidi yang diusung oleh departemen Lambung
  3. Kuspriatno yang diusung oleh team Elektrik dan GRP
  4. Taat Margo yang diusung oleh departemen Kwalitas.

Karena waktu yang pendek sehingga pemilihan ketua unit ini harus dilaksanakan dengan cara voting. Tak pelak akhirnya team panitia MATU akhirnya harus mencari tempat dan menyiapkan tempat untuk pemungutan suara. Beruntung MATU Divisi Kapal Selam kali ini diawaki oleh person yang sebelumnya sudah pernah melaksanakan MATU di divisi asal antara lain, dari seksi Perlengkapan ada Dwi Hari (Rekum), Agus Witanto (Harkan) Agus Priyadi (Niaga), dari seksi acara ada Tantio (Logistik), Agus Muryanto (Rekum), Budi P (Rekum) dari seksi konsumsi ada Bu Fajar (PPC), Supriyanto (PPC) dengan diketuai oleh bapak Supriyo yang sebelumnya telah sukses melaksanakan MATU di divisi Rekayasa Umum. Rapat tanggal 26 Desember 2018 dengan waktu yang singkat harus mendesign tempat dan prasarana MATU dengan aset seadanya dan alat yang sederhana.

Adalah bengkel PHPL sisi Utara akhirnya menjadi pilihan tempat pemungutan suara dengan dibantu oleh departemen support dengan sigap menyulap bengkel yang sebelumnya berantakan menjadi tempat pemilihan suara yang idial dan luar biasa.

Pamflet visi misi calon Ketua Unit Kasel

Acara dimulai Pukul 8.30 para pemilih sudah antusias untuk registrasi untuk menyalurkan aspirasi. Ada yang berbeda dengan pemilihan ketua unit kali ini, yaitu dari calon no.2 Achmad Junaidi setelah menyampaikan visi dan misi melanjutkan dengan parik an. ” Iwak lele iwak tombro Ayo pilih no loro (dua: red) iwak tombro iwak tuna nomer loro bapak Juna” grrrr spontan para pemilihpun ramai dan bersorak. Tak disangka akan keluar model parik an seperti ini, ini menunjukkan ke khas suroboyoan 🙂 Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Ir. Sutrisno, wakil ketua umum Awiek Yuliadi dan sekjen Tjipto Santoso. Sesuai dengan jadwal pukul 10.00 tepat pemungutan suara ditutup dilanjutkan dengan penghitungan suara.

Dalam sesi penghitungan suara pun tak kalah meriahnya. Pendukung dari keempat kubu rupanya tak mau melewatkan proses ini hingga tiap kali penyebutan sah surat suara disambut riuh dan penuh dengan suasana saling provokasi dalam arti gurauan. Hingga di penghujung penghitungan suara pun para pendukung masih belum mau meninggalkan tempat saking asiknya. Dengan disaksikan pengurus inti calon dan para saksi akhirnya perolehan suara adalah sebagai berikut;

  1. Rudi Wahyudianto memperoleh 55 suara.
  2. Achmad Junaidi memperoleh 39 suara.
  3. Kuspriatno memperoleh 40 suara
  4. Taat Margo memperoleh 24 suara

Total suara masuk 160 suara dan tidak sah 2 suara. Selepas pengisian Berita Acara ketua unit terpilih menyampaikan sambutannya. Bahwa ini adalah amanah besar yang ada dipundaknya disamping jabatannya sebagai seorang Manager PPC. Ia menyadari bahwa ada 190 karyawan beserta istri dan anaknya yang harus ia pertanggung jawabkan kesejahteraanya dengan amanah barunya sebagai ketua unit divisi kapal selam. “Saya mohon kerjasama dan kekompakankanya karena saya bukan manusia super yang dapat bekerja sendirian, kedepannya segara akan membentuk departemen dan seksi seksi untuk bidang yang diperlukan.”

Selamat ya Divisi Kasel akhirnya sudah menjadi divisi struktural dan memiliki ketua unit baru. (BP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *